Skip to content

Attitude Orang Jepang..(1)

November 9, 2012

Pekerja Keras

 

Tidak ada yang menyangsikan bahwa orang Jepang adalah raw model dari tiap orang yang berjiwa workaholic. Para pekerja di Jepang selalu bekerja dengan sepenuh hati. Tau dari mana? Kelihatan jelas dari mimik wajah setiap individu. Sebagai contoh, anda akan sering menemukan pekerja jepang yang memberikan brosur dengan sikap yang  stabil, tetap tersenyum walaupun mungkin sangat jarang yang mengambil brosurnya. Terkadang pula setelah lewat jam 9, toko kue di stasiun kereta akan menjajakan kuenya dengan diskon 30%,  sang pelayan toko akan bersuara keras dengan tiada hentinya menawarkan dagangannya dalam posisi yang sama, ritme suara yang stabil, tanpa mendekati orang yang berlalu lalang. Tetap professional..!!

 

Bila anda berjalan kaki di Tokyo, terutama pada pagi dan sore hari, jalanan akan terlihat sepi. Cukup bingung karena jumlah penduduk Tokyo sendiri sekitar 12 jt, lebih banyak dari Jakarta. Lha, pada kemana tuh orang?? Segeralah turun ke jalur subway dan anda akan mendapatkan kenyataan bahwa mayoritas berada di bawah tanah. Transportasi kereta jalur subway akan penuh dengan mayoritas para pekerja kantoran, berjalan dengan langkah seribu, alias seolah-olah mengejar sesuatu.  Jadi, tidak ada kata lambat bagi anda, mau tidak mau kaki akan mengikuti pola langkah orang Jepang, CEPAT..!

 

Restoran cepat saji, tidak ada kursi untuk pelanggan, no time to sit….!

Saya sangat surprise ketika lewat di salah satu sudut jalan di Tokyo menemukan sebuah warung makan yang bahkan tidak menyediakan tempat duduk sama sekali. Hanya meja..!! dan taukah anda, warungnya pun penuh..!! Para pembeli hanya berdiri dan menikmati makanannya tidak lebih dari 5 menit, langsung berganti dengan pembeli yang lain. Betapa waktu istirahat dimanfaatkan seefektif mungkin, makan siang hanya sekedar mengisi perut, lanjut bekerja lagi.

 

Most favorite place to eat in Japan

Etos kerja orang Jepang tergolong luar biasa. Yoshinoya, sebuah warung makan cepat saji yang tersebar di berbagai penjuru kota Tokyo, biasanya hanya memiliki 2 pelayan. Satu bagian dapur, dan yang lain di bagian service. Dengan tetap professional, mereka akan menyapa anda saat masuk maupun pulang. Bila saat sepi pengunjung, kira-kira istirahat ga?? NOT AT ALL…!! Apapun akan mereka kerjakan, membersihkan mangkuk, tempat sumpit, dll. Efektif, efisien, but still, professional..!!

One Comment leave one →
  1. koko permalink
    February 10, 2014 4:57 am

    kapan indonesia begini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: