Skip to content

Membuat perencanaan keuangan proyek tambang 3 – (Balance Sheet-Neraca Keuangan)

October 24, 2011

Neraca Keuangan (Balance sheet) merupakan laporan keuangan yang mencakup asset, kewajiban (liability), dan modal (Equity/Ekuitas).

Neraca Keuangan membantu pihak manajemen maupun shareholder dalam melihat posisi struktur keuangan baik dari segi permodalan, kewajiban-kewajiban perusahaan, ataupun asset yang dimiliki.

Neraca keuangan terdiri dari 2 kolom, di sebelah kiri merupakan kolom asset, dan di sebelah kanan adalah kewajiban (liability) dan Modal (equity).

Asset (Aktiva) = Liability + Equity (Passiva)

A. Asset

Asset merupakan sumber ekonomi atau harta total yang dimiliki oleh perusahaan yang diharapkan memberikan manfaat untuk perputaran usaha.

Dalam kolom asset, tercantum 2 macam kriteria asset.

1. Current Asset = Aset Lancar

asset yang bersifat liquid atau mudah diuangkan (jangka waktu periode kurang dari satu tahun) seperti cash/kas/fresh money, deposito, saham, dll.

2. Fixed Asset = Aset tetap/tidak lancar

Kebalikan dari asset lancar, artinya tidak liquid. Biasanya merupakan asset-asset perusahaan seperti peralatan, bangunan, tanah, dan sebagainya.

B. Liability (Kewajiban)

Liability merupakan kewajiban atau utang yang dimiliki oleh perusahaan sebagai akibat dari proses kegiatan usaha.
Layaknya asset, liability pun dikelompokkan ke dalam 2 bagian, yaitu current liability (Kewajiban lancar/jangka pendek), dan non-current liability atau long term liability (kewajiban jangka panjang).

1. Current Liability

Merupakan utang/kewajiban yang harus dibayarkan dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Contoh : Hutang usaha, hutang bank (waktu jatuh tempo pendek), dll

2. Long-term Liability

Merupakan utang/kewajiban yang harus dibayarkan dengan jatuh tempo lebih dari setahun.
Contoh : Hutang bank (waktu jatuh tempo panjang), hutang obligasi, dll

C. Modal / Equity

Modal biasanya terdiri dari beberapa sumber, yaitu modal pinjaman, modal sendiri (shareholders equity), atau bisa juga dari sisa laba yang ditahan, yaitu laba yang tidak dibagikan ke pemegang saham melainkan diputar untuk kegiatan ekspansi (Retained earning).

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: