Skip to content

Always love Jogja

September 3, 2010

Entah kenapa, setiap kali tiba di jogja, kota ini seperti punya magnet yang sngat kuat untuk membuat orang betah, dan tidak ingin pergi menjauh..

Namun pun begitu, hal ini dapat membuat tiap-tiap individu menjadi malas, dan tidak mengeluarkan effort lebih untuk survive. Kota ini membuat anda berkata, ah ngapain cari duit jauh2 toh saya di sini pun sudah merasa cukup.

Ah, hal paling menyenangkan sebenarnya adalah dapat bekerja di jogja dengan penghasilan tambang, atau sudah memiliki usaha dengan income yang mumpuni dalam tanda kutip, untuk hidup dalam memberi penghidupan bagi yang lain, di Jogja….

Satu hal, selalu dan selalu bilamana orang bertanya, kota paling nyaman bagi saya, sudah pasti kujawab Jogja.

Jogja, and every packages inside, can’t wait to see u again.

Sebuah tulisan, hanya untuk sekedar share, how lovely it is to stay in Jogja..

6 Comments leave one →
  1. September 7, 2010 4:08 am

    cozy city, couldn’t agree more.
    rencananya awal bulan 12 kesana bareng teman2 kantor.
    ada masukkan tempat2 unik yang harus dikunjungi?

  2. September 8, 2010 1:32 pm

    Wahhh enaknya jalan2 terus euy…, klo sy yg rekomendasi mah sama seperti ngajarin tentara cara pakai senjata, sehArusnya saya yg dikasih rekomendasi dari orang pariwisata, hehe..

  3. September 9, 2010 5:34 am

    hehehe… masih planning boss. kalo liburnya di-approve… tidak juga, boss.biar orang pariwisata, kalo sama ‘orang lokal’ pastilah lebih banyak taunya orang lokal. rencananya mau ke dieng juga.kalo sempat. sama mo coba mercon??! worth trying for?!

  4. September 9, 2010 5:47 am

    Wah, blum bs dianggap orang lokal bos, blum bs bhsa jawa, atau minimal calon orang jawa boleh, hehehehe. Mercon??? Klo memang suka pedes, makanan top markotop tuh, tapi siap2 es the yg banyak, hehe

  5. October 14, 2010 6:37 am

    “Namun pun begitu, hal ini dapat membuat tiap-tiap individu menjadi malas, dan tidak mengeluarkan effort lebih untuk survive. Kota ini membuat anda berkata, ah ngapain cari duit jauh2 toh saya di sini pun sudah merasa cukup.”

    Aku suka kutipan ini… Sama halnya ketika berat hati ini meninggalkan kota kelahiran Malang. Namun ketika pada akhirnya menemui kenyataan bahwa ada banyak kota lain yang juga nyaman untuk dihuni membuat saya bepikir, ahwa kiranya kita memang perlu membuka mata untuk hal-hal baru.

    • October 16, 2010 11:51 pm

      Iya mbak Retno, explore diri dan sedikit keluar dari safe haven, mungkin akan membuat kita menhargai eksistensi dn keindahan kota lain, dan semakin mencintai kota asal….. Thx sudah mampir..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: