Skip to content

Berapa minimum gaji untuk hidup agak ‘layak’ di Jakarta???

October 2, 2009

Berapakah yang harus saya katakan ketika saya diinterview mengenai salary/gaji yang diinginkan dari sebuah perusahaan dengan base Jakarta pada posisi Fresh Graduate??

Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang sangat sering saya dengar ketika seseorang hendak lulus dan ditawari untuk kerja di Jakarta. Sekedar bahan pertimbangan, sekiranya request akan nominal salary yang diminta hendaknya mengacu pada standar biaya kehidupan tinggal di Jakarta.

Berapa biaya minimal yang dibutuhkan untuk hidup ”agak layak” di Jakarta??

Beberapa data update bulan September 2009 :

– Tempat tinggal

Asumsi tinggal di kos (bukan di tempat keluarga) :   Rp. 400.000,-/bulan

Listrik (tergantung item barang elektronik) : ± Rp. 35.000,-/bulan

Laundry : Rp. 150.000,-/bulan

Total biaya tempat tinggal : Rp. 585.000,-/bulan

Ket :

– Berada di daerah Jakarta Selatan

– Ukuran kamar 3 x 3 (kamar mandi dalam)

– Fasilitas : Lemari, kasur.

– Makan Total : Rp. 50.000,-/hari , Rp. 1.500.000,-/bulan.

Asumsi sekali makan : Rp. 15.000,- + cemilan Rp. 5000,-

– Transportasi

Jika jarak antara kos dengan kantor tidak begitu jauh, maka cukup untuk naik angkot/bis sekali, atau juga langsung menggunakan busway jika koridornya tidak begitu jauh.

Asumsi : PP menggunakan busway Rp. 7000,- selama 22 hari kerja.

Total : Rp. 154.000,-

– Biaya Cosmetic Repair (istilah opo kui…???)

Bingung juga masuk dalam kategori biaya mana, mungkin bisa dikatakan biaya operasional bulanan yang menyangkut pembelian peralatan mandi, peralatan kewanitaan (bagi wanita ataupun pria yang ingin seperti wanita), pembelian baju/celana/rok (asumsi pembelian satu potong baju/celana per bulan, kasihan bener…??), salon, dll.

Total estimasi : Rp. 500.000,-/bulan

– Entertainment

Percayalah sehebat-hebatnya seseorang berusaha untuk tidak keluar kos, mesti akan keluar juga, entah ke mall ataupun lokasi wisata untuk sekedar refreshing dan melepas penat akan keperjakaan, eh pekerjaan. Apalagi kalau kamarnya tidak memiliki AC, maka sangat tidak mungkin untuk stay seharian di kos, intinya mau ngadem dulu di mall. Jadilah biaya transportasi dan makan jadi membengkak, sehingga dapat dikategorikan dalam pos Entertainment.

Total Biaya Entertainment : Rp. 500.000,-/bulan.

– Contingency (Biaya Tak Terduga)

Biaya tak terduga tetaplah harus dipersiapkan, terutama jika berkaitan dengan permintaan kiriman keluarga mendadak, sering kelaparan tengah malam, tiba-tiba jalan di mall lihat baju bagus pengen beli, dll.

Total Biaya Tak Terduga : Rp.300.000,-/bulan.

Sehingga gaji minimal untuk sekedar hidup agak ’ layak ’ di Jakarta :

± Rp. 3.600.000,-/bulan.

Perkiraan di atas dengan menggunakan asumsi pemakaian pulsa (asumsi Rp.250.000,-/bulan) dan biaya kesehatan dicover perusahaan. Bila tidak ditanggung perusahaan maka siap-siaplah untuk mempersiapkan dana cadangan yang lebih besar lagi.

Sekedar tambahan, asumsi di atas juga di luar biaya kiriman untuk orang tua secara periodik, biaya kenakalan (bagi yang ‘nakal’), ataupun biaya zakat/perpuluhan/derma yang berhubungan dengan aktifitas Ibadah. Jika gaji/pendapatan anda berada di bawah standar minimal, yah siap-siap untuk gali lubang tutup lubang, mencari dana pihak ketiga (bisa keluarga,teman, dll), ataupun yang paling baik ádalah menurunkan stándar hidup (life style) ke tingkat paling minimum, tidak merugikan orang lain.

So, ready enuff to rock Jakarta??

12 Comments leave one →
  1. October 9, 2009 4:55 pm

    pak odus, mulai sekarang rutinlah menulis ttg manajemen keuangan yg simpel2 seperti ini…
    sangat membantu🙂 org2 yg nggak ngerti finansial seperti saya ini, pak….
    saya sekarang jadi tahu, brapa angka minimal yg akan saya ajukan kalau ada yg mau melamar saya… [perusahaan maksudnya… hahaha] [wink]
    hahaha

  2. odusnatan permalink*
    October 10, 2009 9:40 am

    Oh siap2, tapi untuk ibu Aurel mah, tulisan ini layaknya saya mau menulis taktik militer kepada Prabowo, atau mengajar teori ekonomi kepada Pak Boediono, ud bukan levelnya. Sudah pakarnya…!! hehehe, thx 4 the comment

  3. Evie permalink
    October 11, 2009 3:15 pm

    Wah, nampaknya itu tidak berlaku untuk saya. Maklum, kalau untuk saya sih, bekerja itu hanya sekedar untuk mengisi waktu dan eksistensi saja. Tanpa harus bekerja-pun, tunjangan dari orang tua sudah melimpah ruah.

    (kata2 diatas jangan dipercaya karena ngapusi semua) hihihihii😛

    Terimakasih atas sharingnya Pak Odus, jadi bisa semakin bijak nih dalam mengatur keuangan (yang tidak seberapa ini).

  4. odusnatan permalink*
    October 12, 2009 1:15 pm

    Wah percaya, tanpa bekerja bunga dari tabungan dan deposito udah cukup untuk biaya keperluan ibu Evi. Muantap…!! Kpan ya bisa kayak ibu Evi??????

  5. September 13, 2010 5:35 pm

    parah….
    perusahaan yg interview diriku kok belum nawarin angka di atas perkiraannya pak odus sebagai ‘angka minimal’ ya…
    terancam balik kampung nih😛

  6. September 13, 2010 11:46 pm

    yah g pa2 lah, kan mau cari experience duulu kan. Berarti duit bkn “a big issue”. Anyway, klo di jkta dirimu bs pnya bnyak ‘priceless moment’ dg sang ‘calon’. Semakin nyaman deh di ibu kota, hehe..

  7. September 25, 2010 3:52 pm

    aku sih gaji cuma rp 900 000 cukup ngak cukup yadicukucukupin….

  8. September 26, 2010 1:41 am

    setuju kang kamto, berapapun pendapatan, yang paling penting harus mencukupkan diri dengan income yg ada. Salam

  9. November 20, 2011 4:54 pm

    lol every indonesian is underpaid🙂

  10. achmad djauhari permalink
    November 10, 2014 12:32 pm

    Boro” layak mas,aku 55th dg gaji 3684000 sebulan di jakarta terasa sangat mencekam hati,menyiksa badan.

    • November 11, 2014 3:09 am

      Hitungan ini untuk seorang single fresh graduate yang akan memulai pekerjaan pak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: