Skip to content

Bali (4)

May 30, 2009

1. Discovery Mall

Ini adalah hari terakhir saya berada di Bali. Waktu terasa begitu cepat, dan pastinya dana pun semakin menipis…

Berkaitan dengan hari terakhir saya dan rekan akhirnya memutuskan untuk mengunjungi discovery mall, mall terbesar di Kuta.

Discovery mall terletak persis di bibir pantai, sebuah pemilihan lokasi yang saya akui sangat brilian. Dari mall ini kita dapat melihat pantai Kuta secara lebih luas. Beberapa tenda makan dibuat dekat dengan tepi pantai, namun tetap berada dalam satu kawasan mall. Sungguh kawan, dibandingkan harus membayar ’tenda tak bertuan’ yang harganya 100.000/jam (tulisan sebelumnya di Bali (1)), jauh lebih bijaksana untuk bersantai di bawah tenda di mall ini dengan memesan makanan atau minuman. Harga mungkin sama (tergantung jenis dan jumlah makanan yang dipesan), tenda tidak perlu disewa, dapat makan, dengan view sama-sama pantai, maknyuss…!!!!

Mall ini pada dasarnya sama seperti mall lainnya, bahkan kalah jauh dibandingkan mall-mall megah di Jakarta. Akan tetapi yang menjadi nilai plus adalah posisinya yang berada persis di tepi pantai Kuta. I really love the view……!!!.

Berada dekat dengan mall terdapat sebuah arena permainan air, water boom. Ah, sungguh menyesal, saya lupa akan nasihat seorang rekan yang menganjurkan untuk rekreasi di water boom.  Padahal hanya butuh beberapa menit saja dari lokasi penginapan, yah disimpan untuk moment berikut….

2. Gift…..

Dikarenakan hari terakhir, satu hal yang harus dilakukan adalah membawa oleh-oleh ke Jogja. Beberapa pilihan yang bisa menjadi referensi antara lain :

a. Joger

Joger merupakan trade mark dari industri tekstil Bali. Layaknya dagadu di Jogja, pakaian Joger merupakan merk dagang yang sangat terkenal dan menjadi khas oleh-oleh Bali. Sangat kreatif dalam tulisan dan selalu menjaga standar kualitas pakaian menjadi alasan Joger selalu eksis hingga sekarang.

b. Kacang asin ’Rahayu’

Kacang asin Rahayu menjadi salah satu ikon oleh-oleh Bali. Layaknya Bakpia 75 Jogja yang memiliki banyak pesaing namun tetap menjadi pilihan utama, seperti itu juga kacang asin Rahayu yang tetap menjadi pilihan utama pesanan para pelancong di tengah-tengah maraknya bermunculan merk sejenis.

c. Others…

Masih banyak lagi alternatif oleh-oleh yang dapat dibeli di Bali. Entah salak Bali yang terkenal itu, pia legong, kain Bali, dan lain-lain. Jadi siapkanlah budget tersendiri untuk oleh-oleh tersebut.

FYI :

–         Kacang asin Rahayu : Rp. 25.000,-/pack (400 gr)

–         Salak Bali : Rp. 10.000/kg

–         Pakaian Joger : Variatif mulai dari Rp. 55.000,- rata-rata t-shirt Rp. 100.000,-

Bagi rekan-rekan yang menyukai dunia malam, sebaiknya menginap di kawasan Legian-Kuta yang memang memiliki banyak cafe dan tempat-tempat hiburan malam. Saya dan rekan-rekan sempat masuk ke beberapa cafe dan menonton sexy dancer. Menarikkah?? Ga juga. Mending dance bareng orang yang kita sayangi daripada lihatin sexy dancer, kagak nafsu blasss……(boong lo dus, ga normal dirimu…!! Wis biarin, that’s me..!!).

Berbeda kesannya dengan masuk paddy’s cafe. Layaknya diskotik pada umumnya, cafe yang sempat dibom ini menawarkan musik-musik keras menghentak dan mengundang badan yang kurus ini (pasti banyak yang protes…) untuk berjoget ria. Yah lumayanlah, hitung-hitung cari keringat, he…..

Bali memang menyimpan sejuta pesona. Pulau ini menawarkan banyak sekali lokasi wisata menarik yang sayang bila tidak dikunjungi. Kintamani, Lovina Beach, dan Ubud merupakan contoh daerah wisata yang belum saya explore sama sekali.

Sungguh sangat disayangkan bila keamanan Bali menjadi terganggu hanya karena segelintir orang yang ”tidak jelas arah hidupnya”. Pulau ini benar-benar bernafaskan tourism sehingga bila tourist berkurang, maka terganggu pulalah roda perekonomian masyarakat.

Bagi saya, ada 3 macam daerah wisata :

1. Minus (No More)

Daerah wisatanya kurang menarik, support dari masyarakat kurang bahkan cenderung sedikit mengancam. Masih banyak daerah seperti ini di Indonesia, dan satu hal yang akan oleh seorang tourist : ”that’s enough..!! No more..!!

2. zero (just so so)

Biasanya daerah wisatanya cukup menarik tapi support masyarakat sangat kurang, bahkan cenderung mengancam. Sejujurnya ini yang saya rasakan ketika berkunjung ke candi Borobudur. Sebenarnya sangat menarik melihat view Borobudur terutama ketika berada di puncaknya. Sayang sekali ketika turun dan hendak beranjak pulang, begitu banyak pedagang yang menawarkan barang dagangannya dengan cara mendekati si pelancong dan terkadang sedikit memaksa. Oke lah bila hanya satu dua orang, oh come on, hampir sepanjang jalan menuju parkiran setiap orang menawarkan barang dagangannya. Memang betul setiap orang mencari nafkah untuk keluarganya sehingga dia harus berkompetisi untuk memperebutkan konsumen, tapi saya kira dengan cara seperti itu bukannya orang ingin berbelanja, sebaliknya menjadi terganggu dan dengan sekuat tenaga akan menolak apapun tawarannya bahkan bila sebenarnya barang dagangan tersebut menarik dan hendak dibeli. Tidak ada kata ingin datang kedua kali. Jadi last commentnya hanyalah, ”oh, that’s very interesting to be here, but I won’t come back, matur thank u..!!”.

3. Great, I’m coming back soon…!!!

Ini adalah opini orang yang ketika berkunjung ke suatu daerah dan berada di bandara untuk kembali ke daerah asalnya berkata dalam hatinya, “I’m coming back soon..!!”.  Perpaduan antara daerah wisata yang menarik ditambah dengan dukungan dari masyarakat menjadikan setiap wisatawan menjadi betah dan serasa ingin kembali segera. Dan sejujurnya ini yang saya rasakan dari Bali. Dukungan luar biasa dan hospitality yang tulus dari masyarakat Bali ditambah daerah wisatanya yang sangat menarik menjadikan pulau ini tercatat sebagai the best tourism island di dunia.

So Bali, If God wills, I’m coming back soon…!!!

5 Comments leave one →
  1. June 9, 2009 8:46 am

    kalimat penutupnya manis sekali🙂
    hahaha….

    ya, setuju sekali dengan peng-kategori-an Bali sebagai daerah wisata no.3 (GREAT)….

    semoga bisa kembali ke Bali, Januari 2010🙂
    [boleh kah Tuhan???? hi3]

  2. odusnatan permalink*
    June 10, 2009 1:46 am

    Thx bu. Mudah2an Tuhan akan ijinkan, lagi pula keuangan sangat tidak bermasalah. Apa lagi yang ditunggu???
    Klo saya dibantu akomodasi pasti sy juga ikut (ha……2, piss…!!)…..

  3. Cut Lya permalink
    June 17, 2009 7:29 am

    wahahahhaa.. odus gak berkutik waktu disamperin sexy dancer berbaju kuning..

  4. odus natan permalink*
    June 17, 2009 7:43 am

    He……., betul itu. Benar2 terkesima dan terkagum2, ha…2.

  5. January 22, 2010 2:36 am

    ayo ke http://bali-1.com, disini jg menyediakan T-Shirt asli bali loe…
    harga murah kulitas dijamin…:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: