Skip to content

Bali (2)

May 5, 2009

1.         Denpasar

Esok harinya, di hari kedua menyusuri lokasi wisata Bali, saya dan rekan memutuskan untuk berangkat menuju Denpasar. Berbekal sedikit keterangan dari penjaga hotel, saya memacu kendaraan beroda dua yang kami sewa dengan perjuangan tawar-menawar yang cukup pelik.

Perjalanan menuju Kuta-Denpasar memakan waktu 1 jam lebih. Mungkin bisa lebih singkat jika kami tahu direction yang tepat. Sayang sekali, 2 orang Merauke yang buta tuli dengan Bali hanya mengandalkan papan petunjuk arah yang bertuliskan Denpasar.

Denpasar menawarkan wisata city view dengan beberapa lokasi wisata seperti museum dan alun-alun kota. Tidak banyak lokasi wisata yang bisa dieksplor dari wilayah ibu kota propinsi Bali ini. Tapi setidaknya keinginan untuk menjajaki Denpasar sudah terpenuhi dengan satu prinsip, jika ditanyakan orang apakah sudah menginjakkan kaki di Denpasar, jawabannya adalah “Yes, I do” .

13

Di depan monumen Puputan "Niti Mandala Renon"

Lokasi wisata yang sempat saya kunjungi adalah monumen Puputan “ Niti Mandala Renon”. Sejujurnya saya dan rekan tiba di sini karena murni tersesat, tidak jelas mau ke mana lagi. Entah bagaimana, tiba-tiba di hadapan kami ada lapangan dan sebuah bangunan cukup megah di tengahnya yang kami sangka sebagai Pura pada awalnya.

“Ini adalah museum kepahlawanan”, kata penjaga loket.

“ Ada apa di dalamnya bu?”, tanyaku.

“Oh, di dalamnya ada apa ya……., ada monumen perjuangan, dan benda-benda sejarah kepahlawanan” jawab penjaga loket dengan sangat meragukan.

Ternyata memang betul dugaanku, tidak ada apa-apa di dalamnya. Ibu itu salah besar. Hanya terdapat 2 buah lukisan perjuangan pahlawan Bali. Dikarenakan sudah terlanjur membayar, ada baiknya mengeksplor sedikit museum ini. Dengan menaiki anak tangga ternyata kita akan melihat view yang lumayan bagus akan Denpasar. Yah lumayanlah dari pada tidak ada yang bisa dilihat.

Sedikit informasi yang diperoleh, di lokasi inilah tempat pejuang-pejuang Bali dikumpulkan oleh penjajah Belanda kemudian ditembak mati secara bersamaan. Sungguh tragis. Untuk mengenang kejadian itu, dibangun sebuah monument perjuangan Bali atau yang biasa disebut Puputan Bali.

2.        Pantai Batubeliq

Selepas makan siang di Denpasar, saya dan rekan menjadi kebingungan. Waktu baru menunjukkan pkl. 13.00 dan belum jelas hendak ke mana sang kuda ”supra” ingin dipacu. Tiba-tiba ide brilian muncul, ” Ke tanah Lot yuk”. Dengan mantapnya temanku menjawab ” Ayo..!!”.

Oh kawan, sebenarnya tidak semudah dan sesimpel itu masalah selesai. Yang menjadi masalah adalah ini pertama kali kami ke Bali, dan dengan sombongnya 1 orang lugu + 1 orang penjahat hendak berangkat ke Tanah Lot yang entah berada di mana dan koordinat berapa dari lokasi kami saat ini.

Percaya diri, satu-satunya hal yang selalu kuandalkan dalam melakukan banyak hal. Satu hal yang kuingat adalah saya sempat melihat tanda papan Tanah Lot dalam perjalanan dari Kuta menuju Denpasar. Jadi jelas yang harus kulakukan adalah menyusuri jalan sambil memperhatikan tanda papan menuju Kuta dan berharap di tengah jalan akan menemukan tanda papan bertuliskan menuju ”Tanah Lot”.

Taktik yang jitu. Akhirnya kutemukan juga tanda papan bertuliskan Tanah Lot. Setelah mengikuti petunjuk papan dan sesekali bertanya kepada pengendara motor, akhirnya sampai juga ke sebuah daerah yang bernama pantai ”Batubeliq”. Lo, kok bukan Tanah Lot?? Yah berarti jelas, faktanya kami kesasar (sekedar mengingatkan, terlalu pede juga kurang bagus).

Batubeliq layaknya pantai yang lain di Bali juga merupakan pantai yang indah. Ombaknya lumayan besar dan pastinya menyenangkan bagi tourist yang hobinya berjemur sambil memandangi keindahan pantai (tapi tidak bagi saya, berjemur?? No way). Mungkin karena kurang terekspos sehingga tidak banyak orang yang berkunjung ke sini.

3.       Tanah Lot

Setelah bertanya kepada orang di sekitar Batubeliq tentang lokasi Tanah Lot, saya mendapatkan jawaban bahwa jarak kami hanya 15 menit untuk sampai ke tempat tujuan. Ah, menyenangkan sekali, berarti kami sudah sangat dekat.

Dengan semangat 92 (sesuai tahun kelahiran versi facebook dan friendster), kupacu motor nan lambat dan tidak terawat ini (ciri-ciri motor rental di Bali pada umumnya usang dan tidak terawat). Motor ini meliuk-liuk dengan sombongnya menyusuri sepanjang jalan menuju Tanah Lot, kubalap sekencang-kencangnya pada trek lurus, dan waktu telah menunjukkan sudah lebih dari 40 menit perjalanan kami dari arah Batubeliq. Oh come on, kenapa orang indonesia selalu bermasalah dengan jarak dan waktu. Katanya 15 menit, mana komitmenmu???? Amarah yang hanya kupendam dalam hati karena tidak mungkin untuk berputar balik mencari informan tadi, dan kemudian menanyakan integritasnya. 45 menit sudah kami tempuh dan akhirnya Tanah Lot, sebuah daerah wisata yang sangat terkenal dan banyak dijadikan sebagai lukisan dinding maupun lukisan pada kartu ucapan, dapat kami capai.

Indahnya Tanah Lot (1)

Indahnya Tanah Lot (1)

Memang indah Tanah Lot ini. Keindahan laut dan karang-karangnya menambah khasanah tersendiri dalam menikmati wisata alam. Daerah ini sering dijadikan sebagai lokasi sesi foto pre wedding karena keindahannya. Sayang sekali pengunjung dilarang untuk masuk ke lokasi tempat sembahyang. Pastinya view dari atas karang di tepi laut (lokasi tempat ibadah) akan jauh lebih indah.

FYI :

–         Karcis masuk monumen Puputan : Rp. 5.000,-

–         Karcis masuk Tanah Lot : Rp. 10.000,-

–         Pantai Batubeliq : Free

2 Comments leave one →
  1. May 5, 2009 6:18 am

    wahhh… bali……..
    monumen puputannya bagus ya, buat poto2….
    thanks bro, buat postingnya…

    niat:
    next kembali k bali….
    dan bawa tukang poto buat poto2 session
    hahahhaa🙂

  2. odusnatan permalink*
    May 5, 2009 6:30 am

    Jgn hanya tukang foto, pasangannya harus dibawa, he….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: