Skip to content

A moment to remember

April 6, 2009

Sekitar 2 minggu lalu ketika saya di Jakarta, kegiatan copy dan download film wajib disempatkan (mumpung koneksi sangat memungkinkan). Ada sekitar 50 lebih film yang saya download dari internet maupun dari hard disk eksternal teman-teman di Jakarta. Taktik saya selalu sama, sebelum masuk ke hutan copy lah sebanyak mungkin film sebagai modal di hutan, Yah mungkin seperti rekan Wenny dalam blognya bahwa meskipun dapat dikategorikan pembajakan tapi yah tidak seberat kesalahan kalau korupsi kan?? (he…sedikit pembelaan diri).

Kemarin saya menonton 2 film korea secara berurutan di laptop. Entahlah, kenapa tiba-tiba lagi suka film asia. Film pertama berjudul “ A moment to remember “, sebuah film drama yang sangat menyentuh. Film kedua bergenre komedi berjudul “Mr Kim vs Mr Kim vs Mr Kim”. yang kalau boleh jujur bisa saya katakan sebagai salah satu film komedi terbaik di dunia. Kok bisa dikategorikan seperti itu?? Karena di mess yang hening ini, tawa saya menggelegar sampai ke rumah tetangga (jadi ga enak nih..), yah sambil melepaskan segala penat dan masalah-masalah baik kerjaan ataupun masalah pribadi.

Saya ingin membahas tentang film pertama, “ A moment to remember “. Inilah film drama yang pure drama, sebuah genre film yang sebenarnya tidak begitu saya sukai, kecuali bila ada unsur komedi ataupun actionnya. Lha, kok ditonton kalau begitu??? Kurang paham, tapi tiba-tiba diklik dan langsung suka.

Ceritanya sederhana, tentang seorang gadis kaya yang menyukai seorang pekerja konstruksi bangunan (kuli bangunan) kemudian menikah. Permasalahan utama muncul setelah menikah, yaitu dengan didiagnosisnya wanita ini (lupa namanya….) menderita penyakit Alzheimer, yaitu penyakit yang dapat menggrogoti daya ingatnya sehingga lupa terhadap siapapun bahkan dirinya sendiri.

Perlahan-lahan tapi pasti daya ingatnya semakin melemah. Dia mulai lupa akan suaminya sendiri, dan klimaksnya sampai sifatnya seperti seorang anak kecil, yaitu ngompol dan tidak dapat mengenakan pakaiannya sendiri. Setiap proses dapat digambarkan oleh sutradara dengan sangat baik sehingga menjadi film yang sangat menyentuh bagi penontonnya.

Ada beberapa point yang saya ambil dari film ini :

– Gadis kaya tersebut mencintai pria tanpa melihat background dan pekerjaannya, yang pasti dia hanya yakin bahwa pria yang dicintainya adalah pria bertanggung jawab. Wah, jaman sekarang sulit rasanya, apalagi sama kuli tambang, he…..

– Tanggung jawab yang ditunjukkan pria tersebut. SALUT….!!!! Dia menolak tawaran dari ayah gadis tersebut untuk merawat anaknya yang menderita alzheimer. Dalam translate indonesianya, pria tersebut hanya berujar, ” Saya adalah suaminya, dan saya sangat mencintai dia. Saya yang bertanggung jawab kepada dirinya. Mantap bos…!!

– Kebaikan dan ketulusan seseorang yang disayangi dapat mengubah karakter orang lain. Hal ini ditunjukkan oleh sifat gadis itu yang selalu meminta agar suaminya memberikan maaf kepada ibu kandungnya sendiri, yang membuang dia ketika masih kecil. Kata-kata indah tersebut adalah, “ Pemberian maaf tidaklah sesulit itu. Memberi maaf hanyalah bagaimana kita membuka sedikit ruang di hati untuk menerima orang yang sudah melukai kita”. Nice words…….

Wah gile dus, lo jadi melankolis begini…??? He…he…, bukan begitu, tapi sungguh, this is a nice movie.

Dari keseluruhan film ini, satu hal yang benar-benar menjadi pembelajaran positif adalah sesuai dengan judulnya, a moment to remember. Ketika gadis tersebut mulai hilang ingatan, satu hal yang dia selalu tekankan adalah setiap kenangan tidak mungkin terulang. Ketika secara tiba-tiba dia mengingat segala sesuatunya, dia mulai langsung menuliskan apa yang diingatnya tersebut, sebelum segala sesuatunya tak berbekas kembali.

Sungguh kawan, film ini menyadarkan saya bahwa setiap kenangan indah yang mungkin pernah ataupun sedang saya alami, tidak mungkin terulang kembali. Satu-satunya cara untuk menghargai kenangan tersebut adalah dengan menikmati apapun yang sedang dihadapi saat ini, karena besok mungkin tidak akan terulang kembali. Ketika masih jadian dengan seseorang yang kita cintai, nikmatilah sebelum mungkin moment itu akan lenyap seketika (pengalaman pribadi nih…., he…)

Masa-masa indah SMU akan disesali dan ingin saya ulangi ketika berada di bangku kuliah. Pun hal yang sama ketika sudah bekerja, masa-masa kuliah yang menyenangkan menjadi satu kenangan tesendiri. Bermain bola bersama rekan-rekan kampus, tengah malam berangkat bersama teman-teman mencari angkringan, ataupun naik motor bersama ke gunung kidul dan ambarawa adalah moment-moment yang tak mungkin terulang. Moment-moment tersebut akan terasa indah sekali terutama ketika sudah tidak dijalani.

Begitulah teman, sudah sepantasnya kita bersyukur dan menikmati setiap kenangan indah yang sedang dilewati saat ini, karena mungkin kenangan-kenangan tersebut akan hilang dan tak berbekas………….

Thx God for every wonderful memory you’ve given to me……..

16 Comments leave one →
  1. dan permalink
    April 6, 2009 12:09 pm

    Bener-bener menghayati ya bang.
    Kalo saya abis nonton ya udah, just for relax aja.

    http://www.Menjaring-Pengunjung-Blog.blogspot.com

  2. April 7, 2009 7:52 am

    karena aku tau aku pelupa… maka aku menulis
    menulis hal-hal kecil sehari-hari yang pasti tak akan diingat dalam waktu 1 tahun ke depan…
    ..tentang mimpi konyol yang bisa dilupakan dalam hitungan jam
    ..tentang sms teman yang mengatakan dia baru saja patah hati
    ..tentang bersepeda dengan adik di sore yang indah

    hal-hal kecil itu yang mengisi hidup kita ketika tidak ada hal-hal besar yang bombastis…

    karena aku tau aku pelupa… maka aku menulis
    sebanyak mungkin….
    sebanyak yang aku mampu….

  3. odusnatan permalink*
    April 7, 2009 9:49 am

    @Danu : Lagi mencoba menikmati apapun yang ada di depanku pak,he…

    @Aurel : Ga mungkin Ipk tinggi di UGM adalah seorang pelupa, NGAPUSI…!!!, he…

  4. lia permalink
    May 26, 2009 1:29 pm

    satu hal yang paling saya sukai,adalah ttg pemberian maaf itu.

    oh iya, ada juga statement yang keren bgt
    “qt bertemu karena saya lupa, dan kita berpisah karena saya lupa”

  5. mita permalink
    January 11, 2010 5:18 am

    bagus banget filna,,walau udah 2 x nonton tapi tetep menyentuh….
    banyak banget pelajaran yg bisa kita ambil..
    gak kalah juga tentang love story na….bagus banget,,,,,kebesaran hati………….

  6. odusnatan permalink*
    January 22, 2010 3:09 am

    @ Lia & Mita : Setuju sekali, that’s a nice movie…
    Salam kenal ya….

  7. Sufi permalink
    February 8, 2010 4:24 am

    Wonderful film.. Spaya lo jdi laki seutuhnya ku rekomendasikan grand torino karya clean eastwood.

  8. lmg permalink
    March 20, 2010 3:10 pm

    tapi yg paling keren sih acting dari cwonya waktu dia lagi baca surat dari istrinya (yg lagi ingat ma suaminya itu) …

  9. widya H permalink
    March 31, 2010 1:48 pm

    bener bgt… stuju ma Img!!
    ya Tuhan… zaman skrg apa iya msh ad cwok yg msh bs tulus cinta ma pasanganx aplg dl kndisi kyk gt!
    ampe’ rela nulisin smua ktrangan dr bagian rmhx biar si istri ga bingung krn “alzheimer”nya…

    point kedua dari artikel di atas… itu jg yg paling aq suka dr film ne!!
    SALUT!!

  10. naya permalink
    April 9, 2010 12:07 am

    bedanya dengan aku, cowku yang meninggal sama2 seorang arsitek. kehilangan memang menyakitkan…

  11. Masda permalink
    August 14, 2010 9:06 am

    Numpang comment.I like the movie…Mengharukan n romantiss

  12. evi permalink
    October 8, 2010 2:24 pm

    a moment to remember emang TOP banget🙂

  13. wiwik rumingsih permalink
    May 28, 2011 6:17 am

    ya ampun waktu aku nonton flim ne aku sampai nangis ine bercerita tentang kisahnku za,,,,,

    bener2 good dech,,,,,,, n setia bngtz,,,,,,,,,

  14. March 16, 2012 3:17 am

    keren blognya, simpel tapi beragam postingnya

  15. April 29, 2012 7:19 am

    cinta tak pandang apa2 .. cinta hnya ingin kebersma an .. kebahagian semta .. tnpa ada yg terluka

  16. Nuning permalink
    February 1, 2013 1:58 am

    filmnya bagus sekaliii, aku sampai nonton 5 kali, dan tetap suka dan gak bosen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: