Skip to content

dr. Seno…………………………………………

February 7, 2009

Nama lengkapnya dr. Seno Adilukito, usia 74 tahun, dan masih aktif sebagai dokter di RS Bethesda Yogyakarta. Beliau sendiri tidak menikah tapi memiliki beberapa anak angkat. Saya sendiri anak angkatnya yang paling bungsu. Pengalaman beliau sudah tak terhitung banyaknya (iyalah 74 tahun gitu…), pernah berpangkat mayor tentara (di jamannya ada wajib militer sehingga mau tidak mau beliau harus masuk pendidikan tentara), kepala rumah sakit Freeport Timika, wakil direktur RS Bethesda Yogyakarta, dan sampai sekarang masih aktif sebagai dokter senior di sana.

Mengapa beliau yang dibahas ??????????????

Ada beberapa orang yang menjadi tokoh panutan saya, namun di antara sekian orang tersebut kesan dengan beliau sangat membekas. Beliau lah yang mengajarkan banyak hal terutama mengenai attitude dan pembentukan karakter. Perkenalan dengan daddy, panggilan akrab saya ke pak dokter, bermula lewat abang yang pada saat itu berstatus sebagai taruna akademi angkatan udara. Abang sendiri bertemu dengan daddy di sebuah gereja di Jogja. Dengan beberapa taruna lainnya mereka diajak main ke rumah beliau sehingga jadilah rumah tersebut sebagai tempat singgah beberapa taruna ketika off (biasanya sabtu dan minggu). Abang lah yang meminta ijin supaya saya dapat menginap beberapa waktu di sana sebelum mendapatkan kos dan tempat kuliah yang jelas.

Sungguh kawan, kesan pertama melihat beliau saya sungguh kagum tak habis-habisnya. Sangat ramah, so kind-hearted, murah senyum, dan sebagainya. Beliau yang menyarankan untuk mengambil jurusan pertambangan di UPN ketika saya bingung dengan pilihan jurusan dan dengan ringan tangan menyediakan rumahnya sebagai tempat tinggal bahkan hingga setahun lebih sebelum mengontrak rumah dengan beberapa teman. Sampai saat ini pun ketika cuti saya selalu tinggal di rumah beliau yang sudah seperti rumah sendiri.

daddy

daddy

Dengan beliau saya sering diajak ke tempat-tempat yang hanya bisa saya saksikan lewat TV. Maklum sebagai orang dusun (odus) yang baru pertama kali ke tanah Jawa, belum pernah terbayang seperti apa kaum moderat di Jogja hidup dengan life-style nya. Pertama kali saya diajak keluar makan yaitu ke papa rons, sebuah gerai pizza yang berlokasi di jalan magelang. Sungguh, itu pertama kalinya dalam sejarah kehidupan, seorang Odus Natan akhirnya pernah merasakan pizza. Selanjutnya ke Rumah makan China, yang bisa dipastikan melihat service yang diberikan, price dari makanan tersebut lebih dari 1 juta rupiah di tahun 2003. Entah berapa banyak lokasi-lokasi expensive dan saya kira hanya dapat dinikmati oleh kaum tertentu melihat UMR masyarakat Jogja yang cukup rendah.

Sepanjang hidup belum pernah saya bertemu dengan sosok yang sangat disiplin dan tetap punya semangat kerja yang luar biasa bahkan hingga di usia 74 tahun. Rutinitas beliau dijalankan dengan penuh semangat dan selalu punctual.

Tepat pukul 4 pagi bisa saya pastikan beliau sudah bangun kemudian membaca salah satu chapter di Alkitab. Tidak hanya sekedar membaca, beliau juga mereview, dan mencatat kesimpulan dari bacaan tersebut. Pkl. 05.30 pagi beliau keluar kamar, sarapan berupa crackers, potongan buah, dan jus buah, sambil mendengar lagu-lagu rohani dan khotbah di salah satu radio rohani terkemuka Jogja. Sungguh kawan, beliau mematahkan seluruh stigma yang sudah dibangun sejak kecil bahwa makan buah di pagi hari kurang baik karena dapat menyebabkan sakit perut. Pkl. 07.00 beliau bergegas ke kantor dan akan tepat pulang jam 2 siang, makan siang kemudian istirahat sore. Malam hari mulai menonton acara TV favorit, ini dia yang paling tidak saya suka, sinetron. Wah kalau sudah berbenturan dengan ini percayalah saya mulai masuk kamar dan memutar radio, lebih sreg di hati. Pkl. 22.00 beliau masuk kamar, kembali membaca Alkitab, mereview dan mencatat kesimpulan, sambil mendengarkan khotbah Pdt. Gilbert Lumoindong via radio. Setelah itu istirahat malam dan percayalah beliau akan bangun pagi tepat pkl. 04.00. Kok bisa yakin??? Yah karena selama ini tidak pernah beliau bangun lewat jam tersebut. Jikalau saya terbangun dan melihat lampu dinyalakan maka percayalah waktu di handphone menunjukkan 04.00. Kembali beliau akan melakukan aktivitas rutin yang sama.

Beliau sendiri di RS Bethesda sehari-hari bekerja di bagian alergi klinik VIP kartini lantai 2. Biasanya teman-teman yang harus melalui tes kesehatan untuk ke perusahaan-perusahaan tambang ataupun minyak akan berjumpa dengan beliau. Seorang teman yang mengambil tes kesehatan Freeport dideteksi oleh daddy mengidap tumor di payudara stadium I. Karena kurang percaya, rekan tersebut mencoba ke beberapa dokter ahli dan dinyatakan normal. Sampai akhirnya dia mencoba untuk terakhir kalinya apakah betul dia menderita tumor atau tidak, dan didapati benar adanya, sehingga operasi pengangkatan dapat segera dilakukan sebelum menjadi semakin parah. Sungguh talenta yang luar biasa karena hanya lewat sentuhan tanpa alat apapun. Ketika saya tanyakan perihal ini kepada beliau, beliau dengan sahajanya mengatakan bahwa ini merupakan talenta Tuhan yang diberikan padanya.

Satu hal yang masih membuat saya tercengang dan seakan tidak percaya adalah bahwa di umur 65 tahun (sebelum terkena stroke 2 kali) beliau masih mampu berenang mengelilingi kolam “Olympic Size” UNY sepanjang 50 meter sebanyak 20 putaran. Bandingkan dengan saya yang hanya mampu tidak sampai satu putaran sejauh 30 meter dan setelah itu menepi karena kehabisan nafas. Pada beberapa kesempatan entah karena mata yang sipit ini atau wajah yang lugu (mungkin ga sih….), saya sering dianggap sebagai anak kandung daddy oleh para sales obat yang dengan setia selalu menunggu tanda tangan beliau. Beliau sendiri pernah mengatakan bahwa kami aslinya berasal dari rumpun yang sama, yaitu Cina daratan. Entah benar apa tidak, tapi kalau membaca buku sejarah memang benar sejatinya orang Toraja berasal dari Cina daratan sehingga banyak yang matanya sipit dan putih (perasaan saya hitam deh…..).

Sungguh kawan, meskipun tidak menikah (jangan tanyakan alasan beliau tidak menikah karena saya sendiri pun tidak mampu untuk menanyakannya) beliau menjadi berkat bagi banyak orang, terutama anak-anak angkatnya. Bahkan ada yang beliau sekolahkan, seseorang yang dia kenal di Biak, sekarang sudah menjadi salah satu pimpinan di Bank. Anak-anak angkat beliau adalah orang-orang yang sama sekali tidak punya hubungan kekerabatan ataupun hubungan darah sama sekali, hanya tulus dengan kasih sayang, tanpa tending aling-aling.

Sampai saat ini saya masih berusaha terus untuk keep contact dengan beliau. Setiap kali cuti bilamana berkunjung ke Jogja, saya selalu sempatkan untuk bertemu. Beberapa kali saya mengajak beliau untuk makan di tempat-tempat yang lumayan fancy layaknya dia selalu melakukan hal yang sama. Tapi percayalah hal itu tidak akan mampu menggantikan kebaikan yang selama ini dilakukan. Saya cuman ingin meletakkan kebanggaan pada dirinya bahwa penjahat dari papua yang selama ini mungkin hanya menghabiskan stok makanan di kulkas (he…he…) tidak sia-sia beliau didik.

Thx Dad For Your Love and Affection to me,

Happy b-day, 74th anniversary, 11th February (1935 – 2009).

May God bless u always.

14 Comments leave one →
  1. February 9, 2009 6:39 am

    senang ya, punya ayah angkat yang luar biasa seperti beliau.
    you’re a lucky guy🙂

  2. odusnatan permalink*
    February 9, 2009 10:33 am

    Makasih bu….
    Beliau yang pernah kucerita sebagai bapak angkat yang tinggal di godean……
    Setiap cuti klo ke jogja pasti ke sana….
    He is awesome rel…

  3. February 11, 2009 6:56 am

    Bersyukur dan berbahagia lah karena punya daddy yang sangat “hebat”. Rasanya, ingin seperti beliau yang menjalani hidup dengan penuh cinta. Rasa cinta beliau terhadap odusnatan dan yang lainnya, berasal dari ketulusan yang beliau miliki. Selalu selipkan do’a buat beliau ya….

  4. odusnatan permalink*
    February 11, 2009 1:41 pm

    @turnsole

    Betul bu, saya sangat bersyukur untuk itu. Kebaikan beliau menembus batas-batas rasial, agama maupun suku bangsa. Saya memang merasa sangat terbekati bertemu beliau……
    Doa saya selipkan untuk beliau, apalagi hari ini beliau ultah, thx bu………..

  5. February 10, 2010 5:05 am

    besok daddy usianya 75 ya🙂
    Happy Birthday, dr Seno ^_^

  6. edo permalink
    May 20, 2010 6:55 am

    wah… cerita yang bagus..
    sudah lama saya mencari info tentang Dr. Seno, gak sengaja baca tulisan ini jadi dpt info tentang beliau.

    kebetulan saya dulu adalah pasien beliau ketika di Freeport. yang saya ingat (dan menurut cerita orang tua) saya cukup dekat dengan Dr. Seno..

    jadi ingin ketemu dengan beliau nih…

    • May 21, 2010 3:01 am

      Silahkan Pak Edo…., beliau sekarang tinggal di Jogja dan masih aktif sebagai dokter di sana. Alamat di Jogja : Jl. Godean Km 4 perumahan tambak mas no 74 Yogyakarta..
      Thx sudah mampir di blog ini…

  7. June 19, 2010 5:07 pm

    waduh dik….. salam buat dr seno ya dari saya… tolong saya diemail nomor rumah ya………. lama tidak kontak beliau padahal dulu sering tidur di tambak mas………… salam buat mas priyo ya……… sampaikan bahwa saya yang dulu suka numpang makan dan tidur di rumah beliau, sekarang sudah menjadi komandan skadron 14……….

    • July 17, 2010 6:02 am

      Halo bang……, gimana kabarnya?? Iya,. daddy dan mas prio ngomong katanya bang Budhi sudah menghubungi rumah.. Salam kenal bang…, semoga suatu waktu nanti bisa bertemu….

  8. Anto Atmaja permalink
    June 22, 2012 10:34 pm

    Salam Hangat untuk Beliau,dari Antok di Nederland.
    atmaja15606@yahoo.com

    • June 25, 2012 1:15 am

      Ok Bang Anto…, salam kenal…. Akan saya sampaikan salamnya.., kebetulan minggu ini sy akan ke Jgja. Salam.

  9. Tia permalink
    June 10, 2014 12:59 am

    Halo salam kenal… Bagaimana kabarnya dokter seno? Ayah saya pernah tinggal di rumah dokter Seno waktu masih tinggal dan tugas di sukasari, Bandung. Apakah bisa minta nomor telepon beliau? Terima kasih…

    • June 10, 2014 1:28 am

      Halo mbak, salam kenal juga. Saya kirimkan no beliau via apa ya? Ada alamat email atau no hp?

      • Tia permalink
        June 10, 2014 1:34 am

        Bisa ke no 021 92721094 mas. Terima kasih….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: