Skip to content

My choice…….

April 27, 2008

Beberapa hari lalu, ayah angkat berbicara dengan abang dengan salah satu topik pembicaraannya mengenai kegundahan beliau terhadap saya. Kegundahan yang mungkin dialami oleh beliau adalah menyangkut keputusan yang telah saya buat untuk menolak kesempatan bekerja di perusahaan besar dan hanya memilih sebuah perusahaan kecil di sumatra yang notabene masih baru dan belum jelas masa depannya…….

 

Secara jujur saya sangat mengerti dengan kegundahan beliau.  Dalam stigma daddy (panggilan akrab saya pada ayah angkat), bekerja pada perusahaan besar akan jauh lebih menjamin masa depan dengan fasilitas-fasilitas kerjanya yang lebih mumpuni.
Mungkin beliau sangat benar, tapi yang jadi pertanyaan adalah mengapa saya mengambil keputusan memilih bekerja di perusahaan tempat saya bekerja sekarang……………

 

Mungkin ini saya katakan sebuah pilihan hidup. Pilihan hidup untuk tetap memegang teguh komitmen yang sudah saya buat kepada pimpinan saya saat ini. Pimpinan yang sudah saya anggap sebagai pembimbing dan abang sendiri. Lewat beliaulah saya banyak diajarkan tentang ilmu tambang, dan sering diajak langsung ke lapangan meskipun masih kuliah pada saat itu. Komitmen yang sudah saya buat terhadap orang yang banyak membantu saya dalam pembiayaan kuliah sehingga saya tidak perlu merepotkan orang tua lagi.  

 

Apakah saya menyesal..???

 

Sulit untuk menjawabnya. Lha kok bisa…??? saya masih belum mengerti ke arah mana perusahaan ini nantinya.

Tidak seperti perusahaan besar, perusahaan ini masih belum mempunyai fixed system. Sistem yang ada masih carut marut, sistem yang membuat pimpinan saya sudah tidak tahan berada lama-lama di sini.

Tetapi di perusahaan inilah meskipun saya masih terhitung masih sangat baru (fresh) namun saya dapat memperoleh peranan yang cukup besar.

 

Will u survive there?

 

Kurang tahu pasti. Jika  dikatakan masalahnya salary, kalau boleh jujur bisa saya katakan sangat mumpuni (dibanding offering salary perusahaan lainnya). Tapi dengan segala permasalahan yang ada saat ini saya sangat ragu untuk mampu bertahan lebih dari 4 bulan lagi.  Permasalahan yang ada bisa dikatakan sangat complicated. Tetapi saya akan menjadi sangat realistis nantinya. Saya sangat berharap pimpinan mempunyai kebijakan untuk pindah dan membuat perusahaan baru di tempat lain.

 

Saya akan berusaha loyal terhadap beliau, bukan terhadap perusahaan tempat saya bekerja sekarang. Jika tetap tidak ada pilihan, resign mungkin keputusan terburuk yang harus saya buat dengan terlebih dulu meminta ijin dari beliau (beliau yang sangat saya hormati keberadaannya).

 

Mungkin inilah yang namanya keputusan. Keputusan yang dapat diketahui benar atau tidak setelah dijalani dalam kurun waktu tertentu.

2 Comments leave one →
  1. July 7, 2008 10:08 am

    Dus…anak siapa ?

  2. odusnatan permalink*
    August 21, 2008 10:08 am

    Anaknya emaknya om…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: